NAMA : MARTHA P SITANGGANG
NIM : 4143220017
KELAS :BIOLOGI NK B 2014
MATA KULIAH : TAKSONOMI
TUMBUHAN TINGKAT TINGGI
CENDANA (Santalum
album)
|
Cendana Santalum album dari Köhler
|
Cendana, atau cendana wangi, merupakan pohon
penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya
digunakan sebagai rempah-rempah,
bahan dupa, aromaterapi,
campuran parfum, serta sangkur keris
(warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad.
Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk
membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur,
khususnya di Pulau Timor,
meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya.
Nama lokal dan klasifikasi Cendana
Klasifikasi cendana
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Santalales
Famili : Santalaceae
Genus : Santalum
Spesies : Santalum album
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Santalales
Famili : Santalaceae
Genus : Santalum
Spesies : Santalum album
Cendana adalah
istilah dari bahasa sansekerta. Berbagai masyarakat di Nusa Tenggara Timur
mengenal cendana dengan berbagai istilah antara lain : kai salun (Helong), hau
meni (Atoni meto), ai kamenil (Tetun), Hadana, ai nitu atau Wasu dana (Sumba),
ai nitu (Rote), haju mangi (Sabu), bong mouni (Alor).
Pohon cendana di beberapa
daerah di Indonesia dikenal sebagai Candana (Minangkabau) Tindana, Sindana
(Dayak), Candana (Sunda), Candana, Candani (Jawa), Candhana, Candhana lakek
(Madura), Candana (BeIitung), Ai nitu, Dana (Sumbawa), Kayu ata (FIores),
Sundana (Sangir), Sondana (Sulawesi Utara), Ayu luhi (Gorontalo), Candana
(Makasar), Ai nituk (Roti), Hau meni, Ai kamelin (Timor), Kamenir (Wetar), dan
Maoni (Kisar). Dalam bahasa Inggris, tumbuhan cendana disebut sebagai Sandalwood.
Cendana yang berasal dari istilah bahasa
sansekerta yang dalam bahasa latin disebut Santalum album L. termasuk
famili Santalaceae. Sebenarnya ada dua jenis cendana yakni cendana merah
atau Pterocarpus santalinus dan cendana putih atau Santalum album
L. Cendana merah, kurang harum dan tidak baik mutunya oleh karena itu kurang
penting bagi perdagangan. Cendana jenis ini hidup di Funan dan India. Sementara
cendana putih mempunyai kualitas yang tinggi karena aromanya yang harum dan
mengandung minyak.
Kayu cendana
dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan.
Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan
terutama untuk penyembuhan cara Ayurveda, dan untuk
menghilangkan rasacemas.
Hubungan kekerabatan tumbuhan cendana
di
Indonesia ada 2 spesies Santalum yang ditanam untuk diambil minyak atsiri-nya:
Cendana Wangi (Santalum album) atau
Indian Sandalwood dan Cendana Jenggi (Santalum spicatum) atau Australian
Sandalwood.
Genus
Santalum pinggir daunnya halus dan tidak bergerigi:
Santalum album sendiri
memang banyak di NTT dan Timor. Di pulau Timor, ada 2 varietas S. album:
cendana berdaun kecil (no menutu, no ana) dan yang berdaun lebar (no
naik). Yang berdaun kecil, kadar minyak atsirinya lebih tinggi tapi kadar
santalolnya lebih rendah.
Cendana jenggi (Santalum spicatum) disebut juga Australian Sandalwood karena memang banyak tumbuh di Australia, dan diolah secara massal di sana. Bentuk tanamannya seperti ini:

Beberapa spesies Santalum yang lain:
1. Santalum acuminatum (Native Peach / Desert Quandong / Sweet Quandong):

2.Santalum lanceolatum (Northern Sandalwood):

3. Santalum murrayanum (Bitter Quandong):

4. Santalum obtusifolium (Coastal Sandalwood):

5. Santalum ellipticum:

6. Santalum freycinetianum (Lanal Sandalwood)


7. Santalum paniculatum:

MANFAAT DAN NILAI EKONOMI CENDANA

Minyak cendana banyak diekspor ke Eropa, Amerika, China, Hongkong, Korea, Taiwan dan Jepang. Sedangkan produk kerajinan dari kayu cendana banyak untuk konsumsi dalam negeri. Kebutuhan minyak cendana dunia sekitar 200 ton per tahun.
Cendana , atau cendana wangi, merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aroma cendana selama berabad-abad. Menurut kisah setempat, di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad ke-9.
Kayu cendana wangi (Santalum album ) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Sebagai gantinya, sejumlah pakar aromaterapi dan parfum menggunakan kayu cendana jenggi (Sandalum spicatum ). Kedua jenis kayu ini berbeda konsentrasi bahan kimia yang dikandungnya, dan oleh karena itu kadar harumnya pun berbeda.
DAFTAR
PUSTAKA


Tidak ada komentar:
Posting Komentar