Rabu, 02 Desember 2015

PAPER CENDANA (Santalum album)


NAMA                  : MARTHA P SITANGGANG
NIM                       : 4143220017
KELAS                  :BIOLOGI NK B  2014
MATA KULIAH : TAKSONOMI TUMBUHAN TINGKAT TINGGI

CENDANA (Santalum album)
Cendana Santalum album dari Köhler
Cendana Santalum album dari Köhler

Cendana, atau cendana wangi, merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad. Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya.


Nama lokal dan klasifikasi Cendana


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEin9-lRbQ-J87-3Lb5r2PzbRlaxOY5wycFWBdXLfbYu5mL3DyWMrrEruw-Yc25C4x6BRoW_5d1hDy-AjxMmpWrNUropQekKwxVmSM8P3XP5c_vIx8DVi35VlqbeSQLTmb0wzujhN6ivzf0/s200/SantalumAlbumSapling.jpg
                Klasifikasi cendana
Kerajaan  : Plantae
Divisi       : Magnoliophyta
Kelas        : Magnoliopsida
Ordo        : Santalales
Famili       : Santalaceae
Genus      : Santalum
Spesies     : Santalum album

Cendana adalah istilah dari bahasa sansekerta. Berbagai masyarakat di Nusa Tenggara Timur mengenal cendana dengan berbagai istilah antara lain : kai salun (Helong), hau meni (Atoni meto), ai kamenil (Tetun), Hadana, ai nitu atau Wasu dana (Sumba), ai nitu (Rote), haju mangi (Sabu), bong mouni (Alor).
Pohon cendana di beberapa daerah di Indonesia dikenal sebagai Candana (Minangkabau) Tindana, Sindana (Dayak), Candana (Sunda), Candana, Candani (Jawa), Candhana, Candhana lakek (Madura), Candana (BeIitung), Ai nitu, Dana (Sumbawa), Kayu ata (FIores), Sundana (Sangir), Sondana (Sulawesi Utara), Ayu luhi (Gorontalo), Candana (Makasar), Ai nituk (Roti), Hau meni, Ai kamelin (Timor), Kamenir (Wetar), dan Maoni (Kisar). Dalam bahasa Inggris, tumbuhan cendana disebut sebagai Sandalwood.
Cendana yang berasal dari istilah bahasa sansekerta yang dalam bahasa latin disebut Santalum album L. termasuk famili Santalaceae. Sebenarnya ada dua jenis cendana yakni cendana merah atau Pterocarpus santalinus dan cendana putih atau Santalum album L. Cendana merah, kurang harum dan tidak baik mutunya oleh karena itu kurang penting bagi perdagangan. Cendana jenis ini hidup di Funan dan India. Sementara cendana putih mempunyai kualitas yang tinggi karena aromanya yang harum dan mengandung minyak.
Kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan terutama untuk penyembuhan cara Ayurveda, dan untuk menghilangkan rasacemas.

Hubungan kekerabatan tumbuhan cendana
di Indonesia ada 2 spesies Santalum yang ditanam untuk diambil minyak atsiri-nya: Cendana Wangi (Santalum album) atau Indian Sandalwood dan Cendana Jenggi  (Santalum spicatum) atau Australian Sandalwood.
Genus Santalum pinggir daunnya halus dan tidak bergerigi:
Santalum album sendiri memang banyak di NTT dan Timor. Di pulau Timor, ada 2 varietas S. album: cendana berdaun kecil (no menutu, no ana) dan yang berdaun lebar (no naik). Yang berdaun kecil, kadar minyak atsirinya lebih tinggi tapi kadar santalolnya lebih rendah.

Cendana jenggi (Santalum spicatum) disebut juga Australian Sandalwood karena memang banyak tumbuh di Australia, dan diolah secara massal di sana. Bentuk tanamannya seperti ini:

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-spicatum.jpg


Beberapa spesies Santalum yang lain:

1.  Santalum acuminatum (Native Peach / Desert Quandong / Sweet Quandong):

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-acuminatum.jpg

2.Santalum lanceolatum (Northern Sandalwood):

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-lanceolatum.jpg


3. Santalum murrayanum (Bitter Quandong):

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-murrayanum.jpg

4. Santalum obtusifolium (Coastal Sandalwood):

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-obtusifolium-1.jpg
5. Santalum ellipticum:

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-ellipticum.jpg

6.  Santalum freycinetianum (Lanal Sandalwood)

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-freycinetianum.jpg


7. Santalum paniculatum:

http://i208.photobucket.com/albums/bb246/herbatrop_2007/santalum-paniculatum.jpg
MANFAAT DAN NILAI EKONOMI CENDANA
Daun dan bunga cendana (Santalum album)
Tanaman cendana  merupakan komoditi yang potensial bagi perekonomian. Nilai ekonomi yang tinggi dari cendana dihasilkan dari kandungan minyak (santalo) dalam kayu yang beraroma wangi yang khas. Minyak cendana dihasilkan dari hasil penyulingan kayu, dan digunakan sebagai bahan obat-obatan dan bahan minyak wangi (parfum). Kayunya dipergunakan sebagai bahan industri kerajinan seperti ukir-­ukiran, patung, kipas, tasbih, dan lain-lain.
Minyak cendana banyak diekspor ke Eropa, Amerika, China, Hongkong, Korea, Taiwan dan Jepang. Sedangkan produk kerajinan dari kayu cendana banyak untuk konsumsi dalam negeri. Kebutuhan minyak cendana dunia sekitar 200 ton per tahun.
Cendana , atau cendana wangi, merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aroma cendana selama berabad-abad. Menurut kisah setempat, di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad ke-9.
Kayu cendana wangi  (Santalum album ) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Sebagai gantinya, sejumlah pakar aromaterapi dan parfum menggunakan kayu cendana jenggi (Sandalum spicatum ). Kedua jenis kayu ini berbeda konsentrasi bahan kimia yang dikandungnya, dan oleh karena itu kadar harumnya pun berbeda.





DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar